Wednesday, August 16, 2017

PSU GAMEMAX GP-650 MURAH DAN FITUR LENGKAP



Power supply unit atau yang disingkat PSU adalah perangkat keras yang berfungsi menyalurkan daya ke seluruh komponen yang berada dalam satu sistem komputer. Saat pertama kali membeli komputer ketika masih kelas 1 SMA, aku tidak tahu-menahu sama sekali mengenai seluruh komponen yang berada di dalam sebuah komputer. Hingga suatu saat pernah mengalami kejadian komputer meleduk secara tiba-tiba dan mengeluarkan asap gosong. Ketika dibawa ke tempat service, dari abang teknisinya menjelaskan bahwa PSUnya gosong dan harus diganti dengan yang baru. Meski saat itu PSUnya diganti dengan yang baru, namun aku belum paham mana itu PSU bagus maupun tidak. Setelah saat ini sudah memahami benar seluk beluk komponen komputer dan mampu merakit komputer sendiri tanpa bantuan teknisi, aku baru sadar bahwa ketika PSUku meleduk saat SMA dulu, meski saat itu PSUnya rusak karena gosong namun aku menggantinya dengan PSU baru yang kualitasnya sama jeleknya dengan PSU lama yang gosong dikarenakan keterbatasan pemahamanku soal komponen PSU ketika masih SMA.


Saat ini ketika sudah memiliki pemahaman cukup mengenai PSU, aku menggunakan PSU dengan kualitas bagus berdaya 400 Watt. Namun ada hal yang harus membuatku mengganti PSUnya setelah sekian lama pemakain, bukan karena kualitasnya jelek, namun karena modelnya jadul. 

 PSU MODEL STANDAR

Model jadul disini yang kumaksud adalah casingnya yang masih warna abu-abu seperti wajan, dan juga kabel-kabelnya yang masih belum terbungkus jala yakni seperti jaring berwarna hitam yang menambah kesan estetika dan lebih mempermudah manajemennya di dalam casing. Dan faktor lain yang lebih utama adalah karena aku ingin menambahkan kartu grafis alias VGA. Karena selama ini aku masih memakai grafis-onboard. Penambahan kartu grafis tentu menyedot lebih banyak daya. Meski 400watt sebenarnya sudah bisa menghandle kebutuhan kartu grafis yang akan aku pakai, namun di PSU dengan daya 400watt pada umumnya hanya menyertakan colokan 1x6 pin kabel daya saja. Aku berpikir ke depan jika saja suatu saat upgrade dari kartu grafisku saat ini dengan kartu grafis yang lebih gahar lagi yang membutuhkan 2*1x6 pin colokan kabel power, maka PSU 400watt ku saat ini tak akan bisa menghandle requirementnya. Jadi pilihan terbaik tetap harus mengganti PSU-nya jika mempunyai rencana kedepannya ingin mengganti VGA dengan kebutuhan daya baik 1x8 pin maupun 2*1x6 pin.

Oke, berbicara mengenai pemilihan PSU ketika sudah ada rencana untuk ganti pasti identik mengarah soal  kualitas. Karena memilih sembarang PSU apalagi yang abal-abal, hanya akan memberikan kerugian seperti pengalamanku ketika SMA dimana PSU abal-abal yang kupakai gosong. Yang dimaksud PSU abal-abal adalah daya yang tercantum di kemasan tidak sesuai dengan aslinya. Semisal membeli produk PSU baru seharga 100rb dengan label yang dicantumkan pada kemasan adalah 450watt—hal itu adalah suatu kebohongan besar. Biasanya PSU abal-abal murah, dayanya tak akan mampu mencapi angka yang tertera di label. Jadi bisa saja di kemasan tertulis 450watt namun ketika ditest hanya mampu menghandle daya 150watt saja. Hal itu sangat merugikan jika sistem komputer kita memerlukan daya 200watt namun ketika dipasang PSU abal-abal 450watt, PSU abal-abal itu tak mampu mengangkat sistem kita karena memang daya aslinya hanya 150watt. Disini harga yang berbicara, ada harga ada kualitas. Disamping itu, PSU abal-abal biasanya minim sistem keamanannya. Sistem keamanan yang dimiliki sebuah PSU berguna untuk menjaga kelangsungan hidup beragam komponen yang terdapat dalam komputer. Semakin banyak sistem proteksi pada sebuah PSU, semakin lama jangka masa pemakaian umur komponen yang kita miliki.

Nah, yang jadi masalah disini adalah soal harga. PSU yang bagus, biasanya berharga mahal. PSU model jadul lamaku yang berdaya 400watt itu juga aku beli bekas seharga 220rb karena saat ingin membelinya dulu terganjal keterbatasan dana. Saat itu barunya sekitar 500 ribuan. Sedangkan kriteria PSU calon pengganti PSU 400watt jadulku yang aku inginkan adalah setidaknya berdaya 500watt atau lebih, memiliki sertifikasi 80+ dan fitur aktif PFC. Selain itu setidaknya disediakan beberapa proteksi keamanan.
Menerapkan minimal angka 500watt sangat penting karena kedepannya jika aku ingin mengganti kartu grafis yang membutuhkan 2*1x6pin atau 2*2x8pin, kebutuhan kabel daya itu sudah dimiliki dan mampu dihandle oleh PSU yang berdaya minimal 500watt. Lalu sertifikasi 80+ adalah menyoal soal kelas efisiensi. Sepengetahuanku secara umum bukan secara teknis loh, semakin tinggi kelas efisiensi 80+ maka salah satu dampaknya mampu menghemat pembayaran tarif listrik. Dimulai dari yang paling kecil 80+ polos putih, 80+ bronze, 80+ silver, 80+ gold, 80+ platinum dan kasta tertinggi 80+ titanium. Yang ingin aku beli adalah yang 80+ bronze. Karena PSU 400watt jadulku masih 80+ polos putih, jadi setidaknya harus naik level setingkat ketika ingin berganti PSU. Untuk yang kelas silver, gold, platinum, apalagi titanium, dana yang aku miliki tak akan menjangkau karena harganya tinggi. 

Lalu fitur Aktive PFC, berdasarkan keterangan yang aku kutip dari suatu sumber adalah "Aktif PFC mengoreksi tegangan input AC secara otomatis dengan berbagai macam tegangan input. Karena Aktif PFC adalah metode yang lebih kompleks dari PFC. Sederhananya seperti ini, fitur APFC sendiri akan menyesuaikan tegangan daya yang ada di dalam rumah kita dengan range 110-220va. Jadi walaupun tegangan listrik kita tiba-tiba drop pada tegangan 180 dari 220va, komputer tetap berjalan sebagaimana mestinya. Ini tidak berlaku pada psu yang tidak memiliki fitur ini. Biasanya komputer yang menggunakan PSU tanpa fitur ini akan mengalami "restart" atau bisa juga mati dengan sendirinya." PSU 400watt lamaku mempunyai fitur APFC ini, jadi tak mungkin jika aku upgrade malah membeli yang tidak memiliki fitur ini. Terakhir adalah proteksi keamanan yang harus wajib ada.

Masalah timbul ketika melihat harga-harga kriteria PSU yang aku inginkan di pasaran harganya bikin mengelus dada. Banyak merek-merek PSU terkenal dengan kualitas bagus seperti Corsair, Seasonic, FSP, Cougar, SuperFlower, Antec, dll, semua merek itu memilik kriteria produk seri PSU yang aku cari. Namun ketika melihat harganya, paling murah berkisar antara menyentuh 700 ribuan sampai 900 ribu. Harga perangkat komponen komputer biasanya mengacu pada pergerakan rupiah terhadap dollar. Jadi ketika nilai mata uang rupiah anjlok, harga komponen menjadi mahal. Namun berharap membeli barang sembari menunggu nilai rupiah menguat terhadap dollar rasanya tak jelas juntrungannya. Jadi aku hampir putus asa karena faktanya dana yang kumiliki untuk sebuah PSU baru yang sesuai kriteria hanyalah sebatas 500ribu rupiah saja. Jadi aku sempat kepikiran ingin mencari PSU yang bekas lagi sebelum tak sengaja aku melihat ada satu merek PSU yakni Gamemax yang mempunyai kriteria PSU sesuai yang aku inginkan namun tetap pas di budget anggaran.

Sebenarnya sih aku sudah memantapkan hati ingin membeli PSU bekas karena terganjal dana. lalu ketika melihat-lihat pada applikasi jual beli kategori PSU bekas, tak sengaja aku melihat PSU Gamemax dengan seri GP-650. Pertama hal yang membuatku kaget, saat artikel ini ditulis harga PSU Gamemax GP-650 hanya 490rb dan itu baru bukan bekas. Seri GP-650 menandakan bahwa PSU Gamemax ini dapat menyuplai daya 650Watt sesuai dengan kategori yang aku cari minimal 500watt dan ini malah 650watt. Casingnya warna hitam pekat. Kabelnya sesuai seperti yang aku harapkan terbungkus oleh jala seperti jaring hitam. Dan juga sudah ada beberapa sistem keamanan dan sertifikasi 80+Bronze. Namun aku tidak langsung memutuskan untuk membelinya. Karena merek Gamemax sendiri kurang familiar di telinga. Jadi aku ingin memastikan apakah merek Gamemax itu berkualitas.

Jadi langkah pertama aku membuka situsnya www.gamemaxpc.com. Melihat situsnya memang sudah menjanjikan. Produknya sudah banyak, tidak hanya PSU saja. Pada ajang Computex 2017 pun mereka membuka stand sendiri meski kecil. Namun tetap Gamemax ini adalah pemain baru menurutku di Indonesia saat artikel ini ditulis. Jadi aku mempersoalkan layanan purna jualnya. Namun ketika aku sms toko penjual PSU Gamemax ini, mereka menjawab memberi garansi 1 tahun dan kalau ada apa-apa bisa langsung diurus ditoko. Mendengar itu aku jadi agak lega soal garansinya meskipun di toko online malah menawarkan garansi 3 tahun daripada toko fisik. Tetapi tetap aku lebih memilih toko fisik karena letaknya yang tidak begitu jauh dari rumah dan memudahkan pengurusan jika terjadi apa-apa dengan PSUnya. 

Tidak hanya sekedar membuka situsnya saja, setelahnya aku membuka youtube untuk mencari informasi kemampuan soal PSU Gamemax ini. Kebetulan, ada video dari Rusia kalau tidak salah yang menguji GP-650 ini dengan memasangkan dua kartu grafis sekaligus dan GP-650 ini dengan enteng menghandlenya. Di video yang lain ada seseorang yang mengujinya dengan sebuah alat khusus untuk mengetahui real output daya dan real efisiensinya apakah sesuai di tabel kemasan dan spesifikasi. Namun yang diuji bukan seri GP-650, kalau tidak salah GP-500 atau GP-550. Dan hasil akhir pengujian, PSUnya lolos tes, baik output daya maupun efisinesi 80+ bronzenya bekerja sesuai yang diharapkan. 

Meski efisiensinya sudah diuji, aku tak langsung memberhentikan untuk mencari informasi soal sertifikasi resminya. Karena jika ada label logo efisiensi 80+ baik polos putih maupun bronze dalam setiap kemasan PSU, setidaknya harus ada sertifikasi resmi yang dikeluarkan oleh situs www.plugloadsolution.com. Karena marak ya di pasaran ada merek-merek PSU tertentu mencantumkan label 80+ namun ternyata setelah di cek pada situs www.plugloadsolution.com, merek dan seri PSU itu tidak terdaftar. Jadi amannya sebelum membeli PSU ada baiknya di cek dahulu pada situs tersebut. Karena yang menyandang logo efisiensi 80+ tidak harus asal-asalan PSU, harus melalui serangkaian tes untuk menentukan berhak tidaknya sebuah PSU menyandang kelas efisiensi tertentu. Nah setelah mengecek pada situs tersebut dan akhirnya menemukan dokumen resmi sertifikasi Gamemax seri GP-650, maka aku segera download dan aku tampilkan di bawah ini :

Terakhir menyangkut soal keamanan, saat membuka situsnya dan melihat spesifikasi,  Gamemax GP-650 menawarkan beberapa proteksi seperti OVP / UVP/ OTP / OCP/ OLP/ OPP/ SCP. Fungsi proteksi keamanan itu semua dari sebuah sumber aku jabarkan dibawah :
OVP (Over Voltage Protection) fitur ini fungsinya untuk mencegah kerusakan PSU akibat tegangan yang terlampau tinggi. UVP (Under Voltage Protection), fitur ini sendiri berfungsi mencegah keluaran daya PSU dengan voltase yang terlampau rendah. Efeknya sistem yang berhubungan dengan PSU mendapatkan suplai daya yang wajar dan normal namun ada batas-batas tertentu yang masih bisa dimaklumi. Biasanya range yang masih bisa dijangkau adalah 110va. OTP (Over Temperature Protection), berkaitan dengan suhu pada PSU disaat sedang bekerja. Fungsinya untuk melindungi komponen-komponen pada PSU itu sendiri dari suhu yang terlalu tinggi. OCP (Over Current Protection), fitur ini berfungsi untuk mencegah kerusakan pada PSU akibat arus masuk atau keluar yang terlalu besar hingga melebihi kemampuan psu itu sendiri. OPP (Over Power Protection), gabungan dari OVP dan OCP yang fungsinya lebih untuk mendeteksi kelebihan daya pada tiap-tiap rail output sehingga psu bisa berjalan normal. SCP (Short Circuit Protection), fitur ini berfungsi untuk proteksi bila sewaktu-waktu PSU mengalami short circuit (arus pendek) sehingga kerusakan lebih lanjut dapat dicegah. Nah untuk OLP aku tidak menemukan saat browsing, mudah-mudahan ada yang tahu dan memberi penjelasan di kolom komentar.

Oke, kesimpulan pencarianku mengenai informasi PSU Gamemax GP-650 dari internet di atas rasanya sudah cukup untuk memantapkan diriku buat meminangnya. Selain harganya juga pas di budget anggaran yang ingin dikeluarkan, semua kriteria yang aku inginkan juga sudah terpenuhi oleh Gamemax GP-650 ini.  Ketika mendatangi toko untuk membelinya, aku agak terkejut karena boxnya agak besar seperti tempat sepatu. Jadi aku agak keberatan membawanya ketika dimasukkan ke dalam tas punggung. Membuat sakit leher belakang saat perjalanan membopongnya menaiki motor. Oh ya, di situsnya memang diberitahu bahwa fan atau kipas yang dipakai PSU ini Ultra-Silent fan dengan tingkat kebisingan <25dBa, meski tak disebutnya jenis kipas yang dipakai apakah jenis Hydro Dynamic Bearing, DOuble ball-bearing, maupun Sleeve bearing. Dan memang ketika PSU Gamemax GP-650 ini dihidupkan, suara kipasnya tidak berisik, sunyi walau dipakai buat kinerja agak berat sekalipun. Pemakain sedang malah lebih sunyi dari fan-fan 120MM yang aku beli terpisah dan pasang sendiri di casing PC seperti merek DeepCool, AlsEye dan Armaggeddon. Jadi kesimpulan PSU Gamemax GP-650 ini buatku cukup merasa puas dengan performanya. Oke sekian dulu dari saya, semoga artikel ini bermanfaat. Terima-kasih.            

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...